Jazz Hijau, Jazz Lingkungan Hidup. WALHI memilih Jazz


WALHI, memakai (lagi) medium musik, sebagai sarana untuk menyebarluaskan informasi, pesan, peringatan akan lingkungan hidup. Tanah, air, udara sehat, lingkungan terjaga.
Bahwa kita hidup hari ini, tak melulu untuk kita semata padahari ini. Apa yang kita akan wariskan pada anak cucu kita, generasi pada masa-masa mendatang.
Membiarkan tergerusnya hutan, membiarkan dilibasnya kawasan gunung kapur, tak peduli dengan dekonstruksi hutan raya, lepas tangan akan banjir yang makin sering melanda?

JAZZ Hijau, adalah sebuah proyek musik sarat pesan lingkungan, yang adalah album rekaman kedua dari WALHI. Mengambil judul, Masih ada Cinta untuk Lingkungan.
Dirilis secara resmi pada Selasa, 10 Maret kemarin. Dengan sebuah pentas kecil & akrab sebagai showcase. Yang sekaligus take video-session. Dengan didukung sepenuhnya oleh, Irsan Wallad-Lucy Willar dengan Live at "iCanStudioLive"​ nya.
Pihak iCSL, ikut memberi kepeduliannya atas pergerakan menyangkut Lingkungan Hidup sehat itu dengan menyediakan studio mereka sebagai tempat diselenggarakannya acara, yang sekaligusLaunching "akrab" album Jazz Hijau.
iCSL kemudian akan merealisasikan bentuk video live-performance yang dipersembahkan bagi WALHI. Video Live Performance berformat HD itu akan ditayangkan segera.


Pada kesempaan kemarin, ditampilkan 5 lagu. Dibuka dengan 'Siapa Lagi Kalau Bukan Kita' mengetengahkan vokal, Margie Segers. Disusul dengan, 'Banjir Lagi' oleh Marjinal. Kemudian 'Small Miracle' oleh Bonita and the Hus-Band.
Berikutnya ada 'Hijau Keilau' dengan menonjolkan vokal/rap, Iwa K dengan voice (bahasa Aceh) oleh Kiki dan perkusi oleh Uyung dari komunitas-Mahagenta serta bassis muda, Dwiky Syahputra.
Ditutup oleh lagu, 'Pulihkan Indonesia'yang ditulis Mohamad Iqbal (drummer) dan mengetengahkan sekaligus, Marjinal, Bonita and the Hus-Band dan Margie Segers.
Sebagai pasukan band pengiring kemarin terdiri dari Denny Chasmala, Muhamad Iqbal, Imam Garmansyah, Kiki Dunung, Arief Setiadi. Tentu saja dipimpin oleh Bintang Indrianto, yang juga adalah produser dari album Jazz Hijau - Masih ada Cinta untuk Lingkungan.
Didukung pula oleh BIANGLALA Choir beserta anak-anak dari Sekolah Alam Depok.

Dalam album JAZZ HIJAU tersebut  terdiri selengkapnya atas 12 tracks. Yaitu :
'Pohon Bassku' (Bintang Indrianto) feat.Bharata Eli Gulo, Jimmy Tobing, Kiki Dunung. 'Caterpillar' (Chaka Priambudi). 'Sungaiku' (Bianglala Choir). 'Basement' (Reza Salh).
Ada juga, 'Hijau Kemilau'(Iwa K) feat. Kiki & Uyung Mahagenta. 'Sketchy' (Donny Prasetyo). 'Keluarga Pohon' (Arief Setiadi) feat. Gerry Herb S bersama Bintang Indrianto. 'Small Miracle' (Bonita and the Hus-Band). 'City Life' oleh bintang tamu, Heleen van der Hombergh, seorang penyanyi jazz ternama Belanda.  Dimana Heleen van den Hombergh juga "menyumbangkan" lagu lain, sebagai track ke 4, 'Si Cantik Biru'.
Ditutup oleh lagu, 'Siapa Lagi Kalau Bukan Kita' dari Margie Segers, feat. Oele Pattiselanno.


Dalam album ini ikut mendukung tentu saja WALHI dengan Ferdinand Rachim bersama Vonny dan Surachman Ponco.Selain itu juga didukung pula oleh Gideon Momongan, Indrawan Ibonk dan Tyas Amalia Yahya.
Studio seluruh rekaman adalah di Coda Studio. Dengan all mixed-mastered by Bintang Indrianto.
Showcase : Show Director - Gideon Momongan & Bintang Indrianto. Properties-Decor : Ferdinand Rachim. Stage Management : Indraan Ibonk & Tyas Amalia Yahya.

CD nya sudah bisa didapatkan sekarang, silahkan menghubungi saja pihak WALHI.
Sebuah sajian Jazz berbeda tentu saja /*....



Comments

Popular posts from this blog

Ngeheknya Elda dan Adi! Nonton mereka pertama kali

DENNY CHASMALA, Semua musik...Sikaaaatt!

DIDIT SAAD: Plastik Adalah Sisi Gelap Saya...